Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas 17.000 Ha ini memiliki berbagai potensi See more details

Pulau Handeleum

                                  Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. P See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini 38.000 Ha. Kegiatan wisata al See more details

Pulau Peucang

                                  Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang d See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita PELATIHAN APLIKASI SMART PATROL

PELATIHAN APLIKASI SMART PATROL

Tuesday, 02 February 2021 08:20 @NSA

Taman Nasional Ujung Kulon adalah kawasan pelestarian alam yang merupakan habitat bagi populasi Badak Jawa yang masih tersisa di planet bumi. Ekosistem TN Ujung Kulon saat ini merupakan hasil dari sebuah proses suksesi alam yang sebelumnya pernah diberitakan hancur oleh gelombang tsunami setinggi 15 m yang diakibatkan oleh letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883. Pasca ekosistem Ujung Kulon dan sekitarnya porak poranda oleh hantaman gelombang tsunami tersebut, ekosistem Ujung Kulon dan sekitarnya secara perlahan-lahan berproses dengan caranya sendiri membentuk satu kesatuan ekosistem TN Ujung Kulon.

Hal ini harus selalu dijaga demi keberlangsungan konservasi di TN Ujung Kulon yang salah satunya adalah monitoring kawasan. Untuk kegiatan monitoring kawasan dan keseragaman pengolahan data diperlukan alat / tools SMART Patrol sebagai sarana pengolahan data. SMART Patrol adalah sebuah sistem yang memaksimalkan kegiatan patroli dan menggunakan “kekuatan informasi” untuk meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan, termasuk upaya preventif untuk mengeliminir kegiatan illegal dan upaya represif dalam rangka penegakan hukum, serta melindungi satwa liar dan habitatnya di kawasan konservasi yang didukung oleh perangkat lunak spasial yang bernama MIST (Management Information System). Smart Patrol ini memiliki empat komponen pengambilan data utama yaitu: data spasial lokasi; tanggal dan waktu patroli; data observasi flora dan fauna di TN Ujung Kulon termasuk spesies kunci (Badak Jawa), serta aktivitas manusia dalam kawasan TN Ujung Kulon.

Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia di TN. Ujung Kulon, maka pada tanggal 27- 28 Januari 2021 TN Ujung Kulon melaksanakan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi Smart Patrol yang berlokasi di kantor SPTN Wilayah III Sumur. Sebanyak 55 pegawai TN Ujung Kulon yang berasal dari Seksi PTN Wilayah I P. Panaitan terdiri dari Resort Legon Bajo dan Resort Legon Kadam SPTN Wil. I P. Panaitan dan Seksi PTN Wilayah III Sumur terdiri dari Resort Tamanjaya, Resort Katapang, Resort Kopi, Resort Padali, Resort Cibadak dan Resort Rancapinang SPTN Wil III Sumur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan Kepada petugas lapangan untuk memahami, mengerti dan mengerjakan tugas pokok fungsi sebagai petugas di kawasan tnuk dalam penggunaan instrumen, dan memperoleh data potensi sumber daya hutan konservasi tnuk sebagai daya dukung kawasan penyusunan perencana di masa mendatang.

Semoga dengan kegiatan ini peserta pelatihan dapat memahami dan dapat menggunakan aplikasi SMART Patrol pada pengelolaan data hasil kegiatan.

#TamanNasionalUjungKulon

#SmartPatrol

#KLHK

#KSDAE

 

Last Updated on Tuesday, 02 February 2021 08:31
the world heritage



Kategori

We have 23 guests online

Pengunjung

147670
Hari IniHari Ini327
KemarinKemarin394
Minggu IniMinggu Ini2367
Bulan IniBulan Ini4853
SemuaSemua1476704