Word Rhino Day 2018

Wednesday, 17 October 2018 14:18 @NSA
Print

Word Rhino Day 2018

Dalam rangka memperingati Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day (WRD), Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kembali menggelar Peringatan World Rhino Day (WRD) atau Peringatan Hari Badak se-Dunia 2018 dengan tema “Memberi Harapan Baru Bagi Kelestarian Badak Jawa dan Kesejahteraan Masyarakat” yang diperingati setiap tahun pada tanggal 22 September, Digagas pertama kali oleh World Wildlife Fund (WWF) pada tahun 2010 di Afrika, dan menyebar ke seluruh dunia hingga sekarang.
Word Rhino Day 2018 dibuka ibu Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita pemukulan gong, disemarakan dengan pertunjukan kesenian daerah dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Sekda Pandeglang, Kapolres Pandeglang, Dandim Kabupaten Pandeglang, Direktur Konservasi Keaneka Ragaman Hayati ibu Indra Ekploitasya, stakeholder dan NGO.
Dalam rangkaian acara Hari Badak Sedunia Balai Taman Nasional Ujung Kulon kembali menyelenggarakan Lomba Lintas Alam “Jelajah Rumah Si Badak II” dan Laskar Ujung Kulon.
Tahun ini menjadi kesempatan kedua Balai TNUK menyelenggarakan WRD, setelah tahun lalu kegiatan WRD juga dirayakan di Balai TNUK, tepatnya di Cilintang. Bedanya untuk peringatan WRD 2018 kali ini tempatnya dirubah, yang sebelumnya di Buper Cilintang, WRD 2018 dirayakan di Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional II Pulau Handeuleum, tepatnya di Desa Taman Jaya, Kec. Sumur, Pandeglang. Rangkaian acara WRD 2018 sendiri berlangsung selama 3 hari (21-23 September 2018). Konten acaranya antara lain Peringatan Simbolis, Penandatanganan Deklarasi Hari Badak Sedunia 2018, Lomba Lintas Alam II (LLA II), dan Laskar Ujung Kulon.
Lomba Lintas Alam (LLA) kali ini adalah yang kedua kalinya dilakukan, setelah pada tahun 2017 lalu. Rute yang ditempuh adalah, Taman Jaya – Cilintang – Kalecetan – Karang Ranjang – Ciperepet lalu kembali ke Cilintang. Untuk peserta yang mengikuti Lomba Lintas Alam 2018 kali ini ada 12 regu baik dari Mahasiswa, Kelompok pecinta alam, SISPALA, dan Kelompok Pecinta Alam SMA, sekitaran Pandeglang, Serang, Cilegon dan Bandung.
“Untuk LLA ada 12 regu berasal dari seputaran Pandeglang, Serang, Cilegon, juga dari Bandung.Kelompok yang bertanding tersebut nantinya akan dinilai melalui 3 aspek penilaian. Pertama, pengetahuan mengenai materi konservasi Badak Jawa (Rhinoceros sundaicus). Kedua, materi yang berkaitan dengan kegiatan pecinta alam. Ketiga, penilaian pada aspek kekompakan tim dan kebersihan tenda. Dari penyelenggaraan lomba kali ini, diharapkan nantinya ada bibit-bibit muda yang siap terjun menjadi pasukan penjaga konservasi Badak Jawa, satwa langka yang hanya dimiliki oleh Indonesia.
Untuk Lomba Lintas Alam Juara ke satu diraih oleh Mapala Krakatau Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang mendapatkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000,- dipotong pajak, juara ke dua diraih oleh Mapar I dari Universitas Nusa Bangsa Bogor mendapatkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,- dipotong pajak, juara ke tiga diraih oleh Himala Universitas Mathaul Anwar Pandeglang mendapatkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.500.000,- dipotong pajak, juara harapan I diraih oleh Mapala Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang mendapatkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,- dipotong pajak dan juara harapan II diraih oleh Ako Adventure dari Labuan mendapatkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 750.000,- dipotong pajak.
Peringatan Word Rhino Day tahun ini ada Laskar Ujung Kulon yang terdiri dari 32 peserta yang dibentuk dari program Rhino Goes To School yang terdiri dari siswa/siwa SLTP di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Cimanggu. Laskar Ujung Kulon ikut menjelajah hutan, menyatu dengan alam, dan menjelajah rumah si Badak.Pembekalan materi indoor dilakukan pada hari Jumat 21 September 2018 sedangkan pembekalan materi secara outdoor dilakukan dihari berikutnya. Selain itu, dalam Lintas Alam tersebut Laskar Ujung Kulon juga melakukan aksi tanam mangrove sebanyak 250 bibit, mangrove mereka siapkan, mereka cari sendiri, hingga penanaman penuh seluruh mangrove dilakukan mandiri.
#WordRhinoDay2018#TamanNasionalUjungKulon#SaveJavanRhino#KLHK#IrnaCenter#BumiEdukasi

Last Updated on Wednesday, 17 October 2018 15:06