Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home

Konsultasi Publik Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang Tahun 2011-2030

Wednesday, 22 March 2017 16:06 @NSA
Print PDF

Pada tanggal 22 Maret 2017 bertempat diruang Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, dilakukan kegiatan "KONSULTASI PUBLIK RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2011-2030". Bupati Pandeglang dalam sambutannya mengatakan dinamika pembangunan di Kabupaten Pandeglang sedang menggeliat, untuk itu rencana tata ruang wilayah Kabupaten Pandeglang juga harus di revisi sehingga proyek strategis nasional dan iklim investasi yang ada di Kabupaten Pandeglang tidak terhambat.
Masyarakat harus bersama-sama menjaga iklim dan keamanan yang kondusif,. Kegiatan dihadiri dari berbagai Stakeholder terkait seperti SKPD lingkup Kabupaten Pandeglang, para Camat, TN.Ujung Kulon, NGO, Akademis dan lainnya.
Revisi RTRW Kabupaten Pandeglang merupakan jawaban atas beberapa tantangan pembangunan wilayah di Kabupaten Pandeglang yang terkendala dengan tata ruang yang tidak sesuai dengan rencana pembangunan di lapangan.
Sebagai pembicara dalam kegiatan ini berasal dari Bappeda Provinsi Banten, Bappeda Kabupaten Pandeglang serta Institut Pertanian Bogor. Acara di akhiri dengan penandatanganan berita acara konsultasi publik oleh perwakilan peserta.

Last Updated on Thursday, 23 March 2017 09:17
 

PELEPASAN TUKIK

Wednesday, 15 March 2017 09:12 @NSA
Print PDF

Pelepasan Tukik Penyu Sisik (Eretmochelys imbricate)

Pada hari jumat tanggal 24 Februari 2017 telah ditemukan anak penyu sisik (Eretmochelys imbricate) sebanyak 48 ekor yang berjalan dan bertebaran di pesisir pantai  Carita dan bergerak ke arah halaman  Kondominium Carita, untuk mengamankan dan menyelamatkan anak penyu tersebut, oleh Satpam Kondominium Carita dikumpulkan dalam wadah, selanjutnya anak penyu tersebut dilaporkan dan dibawa ke kantor WWF Ujung Kulon. Staf WWF Ujung Kulon melaporkan temuan anak tukik tersebut ke kantor Balai taman Nasional Ujung Kulon. Kamipun melepaskan anak tukik tersebut ke alam atau pesisir laut di dermaga Marina Carita. 

Last Updated on Wednesday, 15 March 2017 11:32
 

Pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Pandeglang ke-34 tahun 2017, di Kecamatan Cibaliung

Tuesday, 14 March 2017 11:08 @NSA
Print PDF

MTQ merupakan festival pemuliaan kitab suci umat Islam (Al-quran) atau lomba membaca Al-quran.

Pada festival ini, peserta membaca Al-quran dengan qira'at. Maksud diadakannya MTQ pada hakikatnya adalah untuk mensyiarkan Al-quran disamping mencari yang terbaik untuk mewakili MTQ pada tingkat selanjutnya. MTQ biasanya diadakan dari tingkat yang terendah RT, RW hingga tingkat Nasional.
Pembukaan MTQ yang dilaksanakan di Kecamatan Cibaliung diawali dengan adanya pawai Ta'aruf yang berasal dari 35 Kecamatan yang terdiri dari para Khafilah dan unsur masyarakat, serta adanya pementasan kesenian khas Pandeglang (Rampak Bedug). Pembukaan MTQ dihadiri oleh Ibu Bupati Kabupaten Pandeglang,
Kepala Kementerian Agama Pandeglang (Kemenag), Sekda Pandeglang, Asda I, Kadis Perhubungan, Kepala Bappeda, Kepala Badan Pelayanan Pajak daerah (BPPD), Inpektur Inspektorat, Kadis Koperasi dan UMKM, dan Kadis PUPR, Camat Kecamatan sekabupaten Pandeglang, para tamu undangan serta peserta festival MTQ dan masyarakat yang ikut serta dalam acara tersebut.

Last Updated on Wednesday, 15 March 2017 14:43 Read more...
 

KUNJUNGAN KEPALA BADAN LITBANG KEMENTERIAN KEHUTANAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KE TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

Tuesday, 14 March 2017 09:52 @NSA
Print PDF

Pada hari Jumat, tanggal 10 Maret 2017, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan KLHK Dr. Henry Bastaman, M.ES. didampingi oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim Balitbang Inovasi KLHK, Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc., berkunjung ke kawasan Taman National Ujung Kulon untuk melihat kegiatan patroli dan pengamatan badak jawa secara langsung.

Beliau dan rombongan didampingi Kepala Balai TN. Ujung Kulon Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut., MP pada hari Jumat pagi langsung berangkat ke Pulau Handeuleum menggunakan kapal patroli mitra YABI. Di atas kapal, disuguhkan menu khas lapangan MIDOGJO, yang merupakan singkatan dari mie, endog (telor) dan  kejo (nasi) ditemani teh dan kopi dalam cangkir plastik.

Sesampainya di Pulau Handeuleum, rombongan Kabadan Litbang menikmati dan mengabadikan keindahan pulau tersebut. Di pulau tersebut terdapat wisma tamu dengan arsitektur bangunan warisan jaman Belanda yang menarik untuk diamati, selain kehadiran beberapa satwa liar seperti rusa, monyet dan burung merak.

Last Updated on Tuesday, 14 March 2017 10:19 Read more...
 

SEMINAR DESA KONSERVASI DAN PENYERAHAN MoU ANTARA PEMDA PANDEGLANG DENGAN WWF UJUNG KULON

Friday, 03 March 2017 08:38 @NSA
Print PDF

Kawasan TN. Ujung Kulon merupakan habitat dari badak jawa yang merupakan spesies dengan kategori terancam punah (critically endangered). TN. Ujung Kulon terletak  di Kecamatan Sumur dan Cimanggu, berbatasan dengan 19 desa (14 desa berbatasan langsung dan 5 desa berdekatan). Pembangunan wilayah pedesaan yang berdekatan dengan kawasan konservasi memiliki karakter yang berbeda. Potensi konflik pemanfaatan sumberdaya alam merupakan tantangan yang dihadapi oleh Balai TN. Ujung Kulon dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang.

Last Updated on Tuesday, 14 March 2017 09:51 Read more...
 


Page 1 of 22
the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 6 guests online

Pengunjung

781703
Hari IniHari Ini315
KemarinKemarin487
Minggu IniMinggu Ini1182
Bulan IniBulan Ini13726
SemuaSemua781703