Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasiona See more details

Pulau Peucang

                                  Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana ser See more details

Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Pulau Handeleum

                                  Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita WORLD RHINO DAY 2021

WORLD RHINO DAY 2021

Friday, 24 September 2021 08:48 @NSA

Labuan, 22 September 2021

Bertempat di Kantor Balai Taman Nasional Ujung Kulon - Labuan, dalam rangka Hari Badak Sedunia / World Rhino Day tahun 2021, diadakan acara peringatan secara sederhana oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon dan mengundang beberapa mitra, mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dalam peringatan Hari Badak Sedunia tahun 2021 Balai Taman Nasional Ujung Kulon mengambil tema “Badak Jawa Hanya Kita Yang Punya” tema ini diambil dengan harapan agar kita semakin peduli dengan keberadaan Badak Jawa yang merupakan satwa langka yang masuk kedalam 25 spesies prioritas utama konservasi Pemerintah Indonesia. International Union For Conservation of Nature's (IUCN) memasukkan spesies Badak Jawa ke dalam status Critically Endangered dan CITES mengkategorikannya ke dalam Appendix I.

Alhamdulillah, sebagai kado pada peringatan Hari Badak Sedunia tahun 2021, Balai Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Warisan Dunia atau World Heritage yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1991. Pada bulan April dan Juni 2021 muncul 2 ekor anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang terekam kamera video trap di Semenanjung Ujung Kulon oleh Tim Monitoring Badak Jawa Taman Nasional Ujung Kulon. Ini adalah kelahiran kedua di tahun 2021, setelah kelahiran pertama 2 ekor anak Badak Jawa di bulan Maret lalu. Kelahiran Badak Jawa ini mencatatkan penambahan jumlah populasi Badak Jawa menjadi sebanyak 75 ekor.

Beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon dalam peringatan Hari Badak Sedunia tahun 2021 ini, diantaranya adalah Lomba video minidrama tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Pandeglang tentang Badak Jawa, kerjasama dengan Yayasan Alabama Indonesia Lestari yang saat ini masih berlangsung, Webinar tentang Pelestarian Badak Jawa, yang dilaksanakan pada tanggal 20 September 2021, bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hassanudin Banten dan Yayasan Alabama Indonesia Lestari, bersih dilingkungan kerja oleh petugas TN. Ujung Kulon di 3 (tiga) kantor Seksi pada tanggal 22 September 2021, bersih pantai di Pulau Panaitan bersama Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Pandeglang, tanggal 25-26 September 2021, Field Trip Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat TK di Kecamatan Labuan Ke Balai Taman Nasional Ujung Kulon pada tanggal 22 September 2021, potong tumpeng peringatan Hari Badak Sedunia Tahun 2021 dan pemberian santunan untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa di sekitar kantor Balai Taman Nasional Ujung Kulon.

Ucapan terima kasih kepada masyarakat desa penyangga di 2 (dua) Kecamatan Sumur dan Cimanggu dan para Stake Holder yang secara konsisten mendukung konservasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon, diantaranya adalah Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Yayasan Badak Indonesia (YABI), International Rhino Foundation (IRF), Perguruan Tinggi Institut Pertanian Bogor, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa , Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten, Yayasan Alabama Indonesia Lestari, Yayasan Sondaicus Indonesia, Friend Of Rhino (FOR), Bank BJB Cabang Labuan serta para Mitra lainnya.

Mari bersama kita jaga dan pelihara satwa langka Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon karena Badak Jawa Hanya Kita Yang Punya …

#KLHK

#SaveJavanRhino

#SalamLestari

#badakjawahanyakitayangpunya

Last Updated on Friday, 24 September 2021 09:07
the world heritage



Kategori

We have 13 guests online

Pengunjung

164790
Hari IniHari Ini179
KemarinKemarin385
Minggu IniMinggu Ini2431
Bulan IniBulan Ini5717
SemuaSemua1647906