PEMBENTUKAN KADER KONSERVASI TINGKAT PEMULA DI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

Tuesday, 09 May 2017 11:34 @NSA
Print

Pada tanggal 3-4 Mei 2017, Balai TN. Ujung Kulon menyelenggarakan kegiatan pembentukan kader konservasi tingkat pemula di Kharisma Resort, Labuan, Pandeglang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk merekrut kader konservasi khususnya di tingkat pemula.

Kader konservasi TN. Ujung Kulon merupakan sekelompok masyarakat yang diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi, tetapi yang terpenting dapat menjadi panutan dalam hal pengelolaan/pelestarian lingkungan hidup, yang dilakukan secara aktif dan mandiri (volunteer), khususnya di sekitar kawasan TN. Ujung Kulon.



Para kader ini dipilih orang-orang yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif, kreatif dan inovatif terkait lingkungan hidup. Sehingga kedepannya, kader ini dapat menjadi contoh, menginsipirasi, dan memberi teladan dalam aktivitas positif terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara/proses untuk merekrut kader konservasi, khususnya untuk tingkat pemula, yaitu melalui proses pembentukan/pelatihan seperti ini, dengan maksud agar para kader memiliki pemahaman yang sama dalam pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

Dalam kader konservasi terdapat 3 jenjang, yaitu pemula, madya dan utama. Masing-masing jenjang harus melalui pendidikan/pelatihan.

Setiap kader yang telah melalui pelatihan/penjenjangan akan mendapatkan kartu anggota, yang terdaftar secara resmi di Dinas LHK Propinsi Banten dan Kementrian LHK di Jakarta. Setiap anggota kader dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan UPT dan juga berhak untuk diajukan sebagai peserta lomba kader konservasi tingkat nasional atau event-event lainnya yang bersifat nasional.

Kegiatan pembentukan kader konservasi yang berlangsung hari ini dan besok akan diikuti oleh peserta sebanyak 30 orang, yang berasal dari siswa  SMAN 16 Sumur, SMK 3 Pandeglang, MAS Nurul Hidayah Cibadak, dan SMK Dwi Putra Bangsa di Cibaliung. Dari kelompok mahasiswa pecinta alam, ada dari Himala Universitas Mathlaul Anwar dan Mapalaut Universitas Tirtayasa Serang, dan para tokoh pemuda, kelompok masyarakat, karang taruna, jaringan penggerak masyarakat yang berasal dari desa-desa di sekitar TNUK.

Materi yang disampaikan meliputi materi yang berkaitan dengan Organisasi, Dasar Kepemimpinan, Peraturan perundangan bidang LHK, SAR dan P3K, Bina Cinta Alam serta materi yang berkaitan dengan konservasi di TNUK.

Semoga melalui kegiatan pembentukan kader konservasi tingkat Pemula lingkup Balai TN. Ujung Kulon, dapat memunculkan generasi muda yang secara aktif dan mandiri melakukan aktivitas peduli lingkungan dan dapat menjadi mitra Balai TN. Ujung Kulon dalam melestarikan kawasan TN. Ujung Kulon.

Last Updated on Wednesday, 24 May 2017 08:53