Ujung Kulon Menuju Taman Nasional Pintar

Thursday, 27 February 2014 14:30 Admin TNUK
Print

 

 

Aplikasi TNUKpedia, Terobosan Baru Menuju Taman Nasional Pintar

TNUKpedia merupakan buku elektronik yang berisi informasi mengenai potensi yang ada di kawasan TNUK. Mengapa disebut buku elektronik? Karena TNUKpedia memanfaatkan perkembangan teknologi gadget - khususnya smartphone- untuk mengakses data dan informasi potensi dan objek-objek daya tarik wisata alam di TNUK. Hal ini merupakan terobosan terobosan terbaru di dalam pengelolaan taman nasional. Bahkan aplikasi ini adalah yang pertama dikembangkan dalam pengelolaan taman nasional di Indonesia, khususnya dalam upaya pengembangan ekowisata.

TNUKpedia dikembangkan agar tamu yang berwisata atau berkunjung ke kawasan TNUK mendapatkan informasi mengenai objek-objek yg ada disepanjang jalur wisata. Disepanjang jalur-jalur wisata atau tempat-tempat yg sering dikunjungi tamu, dipasang barcode TNUKpedia. Barcode tersebut dipasang di pohon, bangunan atau tempat-tempat yang memang khusus disediakan untuk pemasangan barcode. Jika tamu tertarik dengan sebuah objek, maka barcode objek tersebut dipindai dan informasi mengenai objek akan tampil di layar Smartphone Bapak dan Ibu sekalian. Sehingga tamu sambil berjalan-jalan, sambil berwisata sekaligus mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang flora, fauna, bangunan bersejarah dan informasi lainnya.dengan cara yang mudah dan cepat serta informasi yang diperoleh lengkap dan komprehensif.

Tetapi tidak hanya tamu yg berkunjung ke TNUK saja yg dapat menggunakan aplikasi TNUKpedia. Bagi yg membutuhkan informasi mengenai objek yg ada dalam kawasan TNUK, tetapi terkendala sehingga tidak bisa datang ke TNUK, aplikasi TNUKpedia tetap dapat digunakan. Yang perlu dilakukan hanyalah membuka aplikasi TNUKpedia dan mengetikkan kata kuncinya saja lalu informasi yang di inginkan akan muncul di layar smartphone.

Smartphone yang support atau mendukung aplikasi TNUKpedia adalah smartphone yg berbasis android yang dilengkapi kamera dan koneksi internet. Kamera digunakan saat memindai barcode. Sedangkan koneksi internet digunakan saat mendownload aplikasi dan saat melakukan sinkronisasi data.

Jadi TNUKpedia dapat diakses oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun. Hal ini merupakan salah satu keunggulan TNUKpedia. Keunggulan yg lainnya adalah aplikasi TNUKpedia bersifat dinamis, tamu mendapatkan informasi yg lengkap dan terbarukan. Sinkronisasi data diperlukan untuk mengambil dan atau memperbarui data dari database TNUKpedia dan menyimpannya di smartphone. Setelah data TNUKpedia tersimpan di smartphone, maka aplikasi TNUKpedia dapat digunakan tanpa membutuhkan koneksi internet maupun jaringan komunikasi untuk menampilkan informasinya. Terdapat 2 macan cara untuk menampilkan data TNUKpedia. Yang pertama, dengan cara memindai barcode yang ditempel di objek. Yang kedua, dengan cara mengetikkan kata kunci dari objek, misalnya "badak jawa".

Telah disebutkan sebelumnya bahwa aplikasi TNUKpedia bersifat dinamis, menyajikan informasi yang lengkap dan terbarukan. Contohnya seperti ini, ini adalah tampilan untuk data badak jawa. Informasi yang ditampilkan salah satunya adalah jumlah populasi terakhir badak jawa di tahun 2012. Tetapi data jumlah populasi badak jawa ini akan berubah seiring adanya informasi baru hasil pekerjaan memonitor badak jawa selama tahun 2013, yang sebentar lagi akan disampaikan hasilnya oleh Kepala Balai TNUK. Perubahan ataupun penambahan informasi ini dapat dengan cepat di update di database TNUKpedia, sehingga pengguna aplikasi TNUKpedia pun juga mendapatkan informasi yang terbarukan.

TNUKpedia juga dilengkapi dengan gambar dan aplikasi multibahasa. Aplikasi multibahasa adalah target pengembangan TNUKpedia kedepan. Melalui aplikasi multi bahasa, bahasa yg tampil tidak hanya bahasa Indonesia atau bilingual Indonesia-Inggris, tetapi berbagai bahasa, sehingga tamu dari berbagai negara dapat memperoleh informasi yg sama.

Dalam era teknologi gadget yg berkembang dengan pesat, TNUKpedia diharapkan mampu menjadi sebuah terobosan cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengelolaan taman nasional.

Last Updated on Monday, 08 September 2014 12:33