Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita APEL SERENTAK HARI BAKTI RIMBAWAN KE 36 TAHUN 2019

APEL SERENTAK HARI BAKTI RIMBAWAN KE 36 TAHUN 2019

Wednesday, 20 March 2019 08:28 @NSA
Print PDF

Labuan, 18 Maret 2019.
Karyawan Balai TN. Ujung Kulon melaksanakan apel Hari Bakti Rimbawan Ke 36 Tahun 2019 dengan tema "Hutan Untuk Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Sehat". Apel dipimpin oleh Bapak KSBTU Ir. Agus Bambang Haryono dan diikuti oelh seluruh ASN lingkup kantor Balai TN. Ujung Kulon di Labuan.

Dalam kesempatan tersebut pemimpin apel membacakan amanat Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dalam Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 36 Tahun 2019. Salah satu point yang disampaikan dalam amanat tersebut adalah upaya penataan ulang alokasi sumberdaya hutan salah satunya dengan mengedepankan ijin akses bagi masyarakat dengan hutan sosial atau yang lebih dikenal sebagai kemitraan konservasi di TN. Ujung Kulon.

 

Saat ini lahan garapan didalam kawasan TN. Ujung Kulon seluas kurang lebih 1.117 Ha telah dinaungi dengan Perjanjian Kemitraan Konservasi. Dalam skema kemitraan konservasi, petani tetap dapat menggarap lahan dengan mengikuti aturan yang berlaku. Aturan tersebut antara lain lahan garapan tidak dapat diperluas dan tidak diperbolehkan menebang pohon.

Melalui skema kemitraan konservasi, masyarakat yang menggarap di dalam kawasan TN. Ujung Kulon diberikan akses pemanfaatan sumberdaya alam berupa pemanfaatan jasa lingkungan dan pengolahan hasil hutan bukan kayu seperti aren, bambu, madu hutan, jengkol, dan petai. Masyarakat sekitar juga didorong untuk mengoptimalkan sumberdaya alam yang ada di desa untuk membantu meningkatkan pendapatannya.

Kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan ke 36 Tahun 2019 telah dimulai dengan penanaman 1.250 batang pohon di lingkungan dan halaman Kantor Balai dan SPTN lingkup Balai TN. Ujung Kulon. Semoga para rimbawan seluruh Indonesia, khususnya rimbawan di TN. Ujung Kulon tetap berdedikasi dalam menjaga lingkungan dan hutan kita.

Selamat Hari Bakti Rimbawan!!!

Last Updated on Wednesday, 20 March 2019 08:32
the world heritage

 

 

contact tnuk



Kategori

We have 39 guests online

Pengunjung

119238
Hari IniHari Ini112
KemarinKemarin500
Minggu IniMinggu Ini3038
Bulan IniBulan Ini8586
SemuaSemua1192382