Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita KEPALA BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON IKUT SERTA DALAM RANGKA PELEPASLIARAN SATWA SITAAN KUKANG DI TN GUNUNG CIREMAI

KEPALA BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON IKUT SERTA DALAM RANGKA PELEPASLIARAN SATWA SITAAN KUKANG DI TN GUNUNG CIREMAI

Tuesday, 16 May 2017 08:19 @NSA
Print PDF

Kegiatan kunjungan dan pembinaan yang dilaksanakan di Balai Taman Nasional Gunung Ciremai dilaksanakan pada tanggal 10 s.d 11 Mei 2017 yang dipimpin langsung oleh Bapak Plt. Direktur Jenderal KSDAE dan didampingi para Direktur lingkup Direktorat Jenderal KSDAE.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa kepala Balai yang diantaranya Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat, Kepala Balai Besar Jawa Timur, Kepala Balai Besaar TN Bromo Tengger Semeru, Kepala Balai KSDA Jawa Tengah, Kepala Balai KSDA Bali, Kepala Balai KSDA Yogyakarta, Kepala Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai TN Gunung Merapi, Kepala Balai Gunung Halimun Salak, Kepala Balai TN Kepulauan Seribu,

Kepala Balai TN Gunung Merbabu, Kepala Balai Karimun Jawa, Kepala Balai TN Ujung Kulon, Kapolda Jawa Barat dan Kapolres Majalengka.

 

Adapun agenda pada kunjungan tersebut antara lain: melihat implementasi bina daerah penyangga dan perhutanan social pada kawasan konservasi dalam rangka peningkatan usaha ekonomi masyarakat sekitar kawasan TN Gunung Ciremai yang selanjutnya dilakukan pelepasliaran satwa sitaan (Kukang: Nycticebus javanicus) oleh Balai Besar KSDA Jawa Barat serta Simulasi pemasangan radio transmitter di TN Gunung Ciremai.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon ikut serta/ menghadiri rangkaianacara sesuai dengan undangan dari Direktoran Jenderal KSDAE.

Last Updated on Tuesday, 16 May 2017 08:46
the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 62 guests online

Pengunjung

837340
Hari IniHari Ini285
KemarinKemarin538
Minggu IniMinggu Ini3224
Bulan IniBulan Ini10834
SemuaSemua837340