Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita Pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Pandeglang ke-34 tahun 2017, di Kecamatan Cibaliung

Pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Pandeglang ke-34 tahun 2017, di Kecamatan Cibaliung

Tuesday, 14 March 2017 11:08 @NSA
Print PDF

MTQ merupakan festival pemuliaan kitab suci umat Islam (Al-quran) atau lomba membaca Al-quran.

Pada festival ini, peserta membaca Al-quran dengan qira'at. Maksud diadakannya MTQ pada hakikatnya adalah untuk mensyiarkan Al-quran disamping mencari yang terbaik untuk mewakili MTQ pada tingkat selanjutnya. MTQ biasanya diadakan dari tingkat yang terendah RT, RW hingga tingkat Nasional.
Pembukaan MTQ yang dilaksanakan di Kecamatan Cibaliung diawali dengan adanya pawai Ta'aruf yang berasal dari 35 Kecamatan yang terdiri dari para Khafilah dan unsur masyarakat, serta adanya pementasan kesenian khas Pandeglang (Rampak Bedug). Pembukaan MTQ dihadiri oleh Ibu Bupati Kabupaten Pandeglang,
Kepala Kementerian Agama Pandeglang (Kemenag), Sekda Pandeglang, Asda I, Kadis Perhubungan, Kepala Bappeda, Kepala Badan Pelayanan Pajak daerah (BPPD), Inpektur Inspektorat, Kadis Koperasi dan UMKM, dan Kadis PUPR, Camat Kecamatan sekabupaten Pandeglang, para tamu undangan serta peserta festival MTQ dan masyarakat yang ikut serta dalam acara tersebut.


Pembukaan dimulai pada tanggal 13 Maret 2017 bertempat di alun-alun Cibaliung. Bupati Pandeglang sempat mengucapkan terimakasih kepada peserta pawai ta'aruf karena melihat antusias para peserta yang bersemangat memeriahkan pembukaan acara MTQ.
Festival MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 16 Maret 2017 yang dilaksanakan di Cibaliung Kecamatan Cibaliung. Peserta terbaik akan maju ke festival selanjutnya yaitu MTQ tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 s.d 21 April 2017 yang bertempat di Kabupaten Serang.

Last Updated on Wednesday, 15 March 2017 14:43
the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 61 guests online

Pengunjung

782118
Hari IniHari Ini214
KemarinKemarin516
Minggu IniMinggu Ini1597
Bulan IniBulan Ini14141
SemuaSemua782118