Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita Pameran Indogreen Forestry Expo 2014

Pameran Indogreen Forestry Expo 2014

Monday, 17 March 2014 00:00 Admin TNUK
Print PDF

Juara ke 3 Pameran Indogreen Forestry Expo

Kerja keras dan inovasi dalam mempromosikan potensi kawasan TN. Ujung Kulon akhirnya membuahkan hasil.  Juara ke-3 stand terbaik berhasil diraih Balai TN. Ujung Kulon dalam ajang IndoGreen Forestry Expo, pameran kehutanan terbesar di Indonesia yang terselenggara sejak tahun 2009. Pameran tingkat nasional ini merupakan ajang sosialisasi program dan tindakan nyata pemerintah dan pihak swasta dalam melaksanakan pembangunan sumberdaya alam berkelanjutan termasuk upaya pelestarian dan perlindungan  sumberdaya alam dan ekosistemnya. Tiap tahunnya, pameran  ini  dikunjungi rata-rata 10.000 pengunjung.

Dalam Expo yang diselenggarakan pada tanggal 10-14 maret 2014 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta  ini, Balai TN. Ujung Kulon secara khusus menampilkan informasi terkini mengenai monitoring badak jawa dan peluncuran TNUKpedia, sebuah aplikasi mobile berbasis android yang berisi informasi mengenai potensi Taman Nasional Ujung Kulon. Penggunaan aplikasi mobile tersebut merupakan inovasi yang menjanjikan kemudahan kepada publik dalam mengakses informasi potensi vegetasi (flora, fauna, objek wisata dll) Taman Nasional Ujung Kulon secara optimal.

Untuk kedua kalinya, Balai TN. Ujung Kulon mengikuti IndoGreen Forestry Expo secara mandiri.  Stand yang bertemakan “Beraksi untuk Badak Jawa dan Pengenalan Program TNUKpedia” ini cukup mampu menyedot perhatian pengunjung. Salah satunya karena keberadaan game roda putar berhadiah yang menawarkan berbagai rupa hadiah souvenir khas Ujung Kulon seperti patung badak jawa, tas, topi, kaos, gantungan kunci badak, dan ballpoint. Kehadiran “Si Rhino”, badut karakter badak jawa yang tingginya 150 cm di stand TN. Ujung Kulon pun mampu mengundang pengunjung untuk sekedar bersalaman maupun berfoto. Kehadiran “Si Rhino” menjadi media visual morfologi badak jawa.


Dalam kesempatan yang sama, Balai TN. Ujung Kulon melibatkan tiga orang Duta Pariwisata Ujung Kulon dan Teteh Kabupaten Pandeglang. Kehadiran duta pariwisata dan teteh pandeglang ini menjadi magnet bagi pengunjung untuk mengunjungi stand Balai TN. Ujung Kulon. Keterpaduan daya tarik yang kuat dari stand inilah yang menjadikan Balai TN. Ujung Kulon sebagai penyandang Juara stand terbaik ke-3.

Tercatat minimal 3212 orang mengunjungi stand Balai Taman Nasional Ujung Kulon selama pelaksanaan pameran. Namun banyak pula pengunjung yang tidak mengisi buku tamu sehingga tidak tercatat sebagai pengunjung. Bila dibandingkan dengan pameran Indogreen Forestry Expo tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tahun ini mengalami kenaikan.

Daerah asal pengunjung yang mengunjungi stand Balai TN. Ujung Kulon cukup beragam, ada yang berasal dari Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Serang, dan beberapa berasal dari mancanegara. Proporsi pengunjung terbesar berasal dari kota Jakarta dengan jumlah mencapai 2870 orang pengunjung. Jumlah tersebut hampir mencapai 89,35 % dari total pengunjung yang mengunjungi stand Balai TN. Ujung Kulon.

Melalui ajang IndoGreen Forestry Expo ini diharapkan seluruh program dan tindakan dalam menyelamatkan keberadaan Badak Jawa dan ekosistemnya di Taman Nasional Ujung Kulon dapat tersosialisasikan. Dan pada akhirnya dapat menggugah masyarakat luas untuk lebih memahami dan berperanserta dalam melindungi dan melestarikan Badak Jawa. (Amila Nugraheni)

Last Updated on Monday, 08 September 2014 12:44
the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 51 guests online

Pengunjung

869162
Hari IniHari Ini18
KemarinKemarin628
Minggu IniMinggu Ini2362
Bulan IniBulan Ini11492
SemuaSemua869162