Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita TNUK Kampanye Konservasi Badak Jawa

TNUK Kampanye Konservasi Badak Jawa

Wednesday, 17 April 2013 16:06 Admin TNUK
Print PDF

TNUK KAMPANYE KONSERVASI BADAK JAWA

 

 

Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) terus melakukan kampanye konservasi dalam penyelamatan badak jawa yang hanya hidup di kawasan TNUK. Kampanye konservasi penyelamatan badak jawa diantaranya dilakukan dengan melakukan pemasangan stiker pada kendaraan dinas Balai TNUK dan 28 bus Kementerian Kehutanan. Stiker berukuran cukup besar itu, bertuliskan "Badak Jawa Hanya KITA Yang Punya".

Selain itu, juga akan dilakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang terkait kemungkinan penempelan stiker di seluruh kendaraan dinas di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Kampanye konservasi badak jawa merupakan tindak lanjut dari pencanangan Tahun Badak Internasional pada tanggal 5 Juni 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, penyelamatan badak jawa membutuhkan peran serta semua pihak, termasuk pemerintah daerah, swasta dan masyarakat dalam menyosialisasikan penyelamatan badak jawa.

Indonesia dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Tahun Badak Internasional pada tahun lalu, karena memiliki dua dari lima spesies badak yang ada di dunia, yakni badak jawa dan badak sumatera. Keberadaan badak jawa hanya ada di kawasan TNUK, maka sangat tepat jika Balai TNUK mengkampanyekan melalui stiker bertuliskan “Badak Jawa Hanya KITA Yang Punya”.


the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 97 guests online

Pengunjung

780549
Hari IniHari Ini28
KemarinKemarin371
Minggu IniMinggu Ini28
Bulan IniBulan Ini12572
SemuaSemua780549